Breaking

NOBELKIU SITUS BOLA TANGKAS TERPERCAYA

Post Top Ad

Your Ad Spot

Monday, September 21, 2020

MISTERI DENTUMAN KERAS DI JAKARTA

Suara dentuman sangat keras terdengar di kawasan Jakarta Selatan, terutama di daerah antara Tegal Parang dan Kalibata. Salah satu warga menjelaskan jika dentuman tersebut terdengar sekitar pukul 19:00-20:00 WIB.

Pada saat yang bersamaan BMKG mencatat adanya aktivitas petir di sekitar Gunung Salak, Bogor. Dentuman misterius itu sendiri membuat heboh di media sosial Twitter pada Minggu malam. BMKG pun merespons suara dentuman itu. Kepala Bidang Mitigasi Gempabumi dan Tsunami BMKG Daryono mengatakan berdasarkan pencocokan waktu pada saat dentuman itu terdengar, pihaknya tak mencatat ada aktivitas seismik di Jakarta dan sekitarnya.

Seperti yang kita ketahui suara dentuman misterius beberapa kali terdengar oleh warga di sejumlah wilayah di Indonesia pada tahun 2020. Beragaman analisis pun bermunculan pasca kejadian tersebut.

Berdasarkan catatan sepanjang tahun 2020, dentuman misterius pertama terjadi pada tanggal 11 April 2020 sekitar pukul 01.00-03.00 WIB. Kala itu, suara dentuman terdengar sebagian orang di Bogor, Sukabumi, Depok, Pelabuhan Ratu, DKI Jakarta dan Tangerang, Tangerang Selatan, Cileduk, hingga Serang. Dentuman misterius kedua terjadi pada 11 Mei 2020 sekitar pukul 00.00-02.00 WIB. Sebagian orang di Ngawi, Sragen, Boyolali, hingga Grobokan melaporkan mendegar suara dentuman misterius tersebut. Dentuman ketiga terjadi pada 21 dan 22 Mei 2020.

Sebagian orang yang tinggal di Kota Bandung dan sekitarnya mengaku mendengar dentuman misterius tersebut. Ketika ditanya apakah fenomena dentuman ini terkait dengan usia Bumi sudah berusia tua, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menilai hal tersebut sulit untuk dikaitkan. BMKG menyatakan suara dentuman yang terjadi pada tanggal 11 April dan 11 Mei bukan dari  aktivitas Litosfer (bagian kulit Bumi) atau atmosfer. Dari data-data yang ada, BMKG menduga sumber dentuman berasal dari aktivitas di ionosfer.

Ionosfer adalah lapisan terluar atmosfer Bumi. Fungsi lapisan ini salah satunya memengaruhi rambagan radio ke tempat yang jauh di muka Bumi. Lapisan ini juga menjadi pelindung Bumi dari benda angkasa yang masuk ke Bumi. Sebab, pada lapisan ini benda angkasa itu terbakar dan terurai.

Menurut konfirmasi dari BMKG, dentuman yang terjadi pada Minggu 20 September 2020 belum ada kepastian apakah itu merupakan fenomena alam atau bukan. Akun media sosial BMKG yang kerap merilis peringatan dini pun masih bermaterikan peringatan dini cuaca hingga berita ini ditulis. BMKG menduga bahwa dentuman yang terdengar sebanyak dua kali yang menyebabkan terjadinya getaran itu efek dari aktivitas petir. Ketua Badan Mitigasi Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Daryono mengatakan, hasil monitoring pihaknya tidak mencatat adanya aktivitas gempa ketika warga melaporkan adanya peristiwa tersebut. Daryono mengatakan, pihaknya tidak ingin berspekulasi lebih jauh mengenai sumber suara dentuman yang terdengar di Ibu Kota, khususnya wilayah Jakarta Selatan dan Jakarta Timur. 


Salam Nobelkiu


#nobleqq #nobleqqterpercaya #qqterpercaya #agennobleqq #situsqqterpercaya #gameonlineqq #gameonlinenobleqq #agengameonline #situsgameonline #gameonlineqqterpercaya #mainnobleqqsaja #dirumahsaja #psbbjakarta #pakaimasker #staysafe #stayhealty #jagajarak #covid19 

No comments:

Post a Comment

Post Top Ad

Your Ad Spot