Breaking

NOBELKIU SITUS BOLA TANGKAS TERPERCAYA

Post Top Ad

Your Ad Spot

Thursday, March 25, 2021

Penjelasan Pemprov DKI soal Tidak Tarik Dana Formula E Rp547 Miliar

 

Formula E. ©2020 Merdeka.com


Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menjelaskan alasan di balik keputusan tidak mencabut commitment fee Formula E yang dibatalkan tahun ini. Dinyatakan alasannya karena Formula E tidak dibatalkan, melainkan ditunda hingga 2022.

 

“Kami tidak mau membatalkan Formula E di Jakarta, hanya menunda saja. Karena itu, commitment fee yang sudah dibayarkan akan digunakan untuk pelaksanaan event ini 2022 nanti,” ujar Project Project Director Sportainment PT Jakarta Propertindo (Perseroda), M. Maulana, melalui keterangan tertulis, Selasa (23/3/2021).

 

“Dana tersebut tidak hangus, karena Jakarta Eprix ditunda hingga 2022, maka uang yang sudah dibayarkan akan digunakan untuk event di 2022,” lanjut Maulana.


Commitment fee digunakan untuk membiayai logistik acara


Maulana menyampaikan, commitment fee merupakan hal yang lumrah dalam setiap acara. Nilai commitment fee untuk Formula 1 biasanya berkisar US $ 30,6 juta (US) atau sekitar Rp 418 miliar jika penyelenggara Eropa, dan sekitar US $ 40 juta atau setara Rp 547 miliar jika penyelenggara di luar Eropa.

 

Commitment fee tersebut nantinya akan dikembalikan ke Jakarta dalam bentuk pembiayaan logistik event, biaya penginapan untuk pembalap dan timnya yang berjumlah hampir 2 ribu orang, pembuatan stand event, dan hadiah untuk para pemenang.

 

“(Termasuk) biaya sertifikasi event ini agar sesuai dengan standar internasional, termasuk juga airtime televisi internasional yang menyiarkan kegiatan ini secara langsung, di mana wajah Jakarta akan tampil di dalamnya dan menjadi sorotan dunia,” jelasnya.


Perkembangan terkini seputar Formula E


Terkait perkembangan terkini, Maulana menyampaikan, pihak penyelenggara atau Jakpro saat ini tengah menjajaki kerjasama dengan pihak swasta.

 

Maulana juga memastikan persiapan akan jauh lebih mudah karena rencana awal Jakarta Eprix akan dilakukan pada tahun 2020.

 

Penyelenggara juga belum menentukan jalur mana yang akan digunakan untuk lomba. Meski demikian, Maulana berharap lintasan tersebut bisa melewati ikon DKI Jakarta sehingga pamor Ibu Kota semakin meningkat.

 

“Itu artinya, Jakarta akan jadi sorotan dunia dan akan dilihat oleh seluruh dunia,” ujarnya.


Ditunda karena pandemi COVID-19


Pandemi COVID-19 tak hanya memperlambat kinerja Formula E di Jakarta. Sejumlah ajang olahraga internasional juga harus ditunda, seperti Turnamen Tenis Wimbledon di Inggris, Copa America di Argentina dan Kolombia, Piala Eropa 2020, Olimpiade Tokyo 2020, dan Piala Dunia U-21 2021 di Indonesia.

 

“Tidak terkecuali Formula E di Jakarta atau Jakarta Eprix, juga diputuskan kita tunda karena situasi pandemi,” jelas Maulana.

Situs Domino 99 | Agen Poker Online | Bolatangkas Online | Nobel Kiu

No comments:

Post a Comment

Post Top Ad

Your Ad Spot