Breaking

NOBELKIU SITUS BOLA TANGKAS TERPERCAYA

Post Top Ad

Your Ad Spot

Tuesday, September 29, 2020

SEPERTI FILM MISSION IMPOSSIBLE, BANDAR NARKOBA MELARIKAN DIRI

Seperti berita yang kita lihat dan kita dengar tentang Napi yang kabur dari lapas Tangerang. Narapidana mati bandar narkoba Cai ChangPan kabur dari Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Kota Tangerang dengan cara menggali atau membuat jalur tikus di gorong-gorong lapas.

Narapidana ini diketahui adalah merupakan bandar narkoba asal China ( Tiongkok ). Kasus awal tertangkap nya Cai ChangPan merupakan menyelundupkan 110 kg Sabu di Banten pada tahun 2016. Bandar narkoba ini divonis hukuman mati pada 19 Juli 2017 oleh Pengadilan Negeri ( PN ) kota Tangerang. Pada tanggal 24 Januari 2017 Cai ChangPan juga sudah pernah kabur dari Rutan Mabes Polri di Cawang dengan melubangi tembok kamar mandi. Tetapi usaha nya untuk kabur itu tidak berhasil dan tertangkap kembali tiga hari kemudian di Sukabumi, Jawa Barat.

Ini merupakan kedua kali nya Narapidana bandar narkoba tersebut kabur dari Lapas Tangerang dengan cara menggali tanah yang didalam kamar nya dengan membuat jalan tikus yang tertuju keluar melalui gorong-gorong. Polisi telah memeriksa saksi narapidana yang sekamar dengan Cai ChangPan. Diketahui bahwa Cai ChangPan telah memiliki rencana pelarian sejak beberapa bulan lalu, ini merupakan pelarian kedua kali nya. Dia memanfaatkan proyek pembangunan dapur di Lapas untuk mendapatkan sejumlah alat bangunan yang digunakan untuk menggali lubang. 

Ada beberapa fakfa baru berupa barang bukti yang didapat dari kamar tempat Cai Changpan ditahan. Salah satunya alat bangunan berupa sekop. Alat tersebut diduga untuk menggali dan mengangkut tanah galian lubang yang dibuat di dalam kamar. Chai Changpan menggali lubang kamar tahanan itu dalam rentang waktu delapan bulan. Adapun lubang galian yang dibuat mencapai 30 meter untuk tembus ke luar Lapas. Polisi juga mendapatkan barang bukti lain berupa pakaian kotor, pompa air dan selang. Polisi masih menyelidiki dari mana sejumlah barang bukti tersebut didapat Cai Changpan untuk dimasukkan ke kamar termasuk pompa air. Cai Changpan kabur dengan menggali lubang yang tembus ke gorong-gorong di luar Lapas dan berhasil terekam kamera CCTV saat dia keluar dari dalam gorong-gorong.

Saat ini Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Banten Andika Dwi Prasetya mengatakan sedang dalam diperiksanya empat orang terkait kabur nya Narapidana hukuman mati dari Lapas kelas I Tangerang, dan saat ini Cai Changpan juga masih dalam pengejaran polisi dan sudah masuk dalam daftar pencarian orang ( DPO ). Beberapa saksi-saksi masyarakat di sekitar lapas memang sempat melihat dia membeli rokok. Dia juga sempat pulang kerumah keluarganya yang berada di Tenjo, Bogor, Jawa Barat. 

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus menjelaskan petugas baru mengetahui kaburnya Cai Changpan setelah 11 jam. Hal ini diketahui dari rekaman CCTV yang ada disekitar lapas. Maka itu, pemeriksaan pada petugas lapas juga dilakukan, karena ada tiga pembagian jam kerja petugas di lapas pada saat Cai Changpan kabur. Cai Changpan dianggap lihai dalam melarikan diri, dia sudah dua kali kabur. Persoalannya adalah sekarang sedang melakukan penyelidikan di internal, apakah ada kesengajaan atau tidak. Menurut Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol Sugeng Hariyanto, kepolisian juga telah memeriksa dan menginterogasi empat orang pegawai dari lapas dan satu orang sipil. 

Wakil Ketua Komisi III DPR RI Desmond J Mahesa merasa ada kejanggalan saat dia melakukan tinjauan lapangan ke tempat kaburnya Cai Changpan.

Desmond mengatakan kejanggalan pertama adalah narapidana itu menggali tanah dari kamar tahanannya tetapi tanah bekas galiannya tidak ada. Desmond mengatakan yang lebih janggal lagi adalah seorang tahanan menggali lubang dengan ukuran kurang lebih 20x30 sentimeter dengan dalam galian vertikal 3 meter. 

Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Banten Andika Dwi Prasetya mengatakan, peristiwa kaburnya Cai Changpan dari Lapas Kelas I Tangerang memang tidak masuk akal. Andika mengatakan akan meminta Kepolisian Daerah Banten untuk mengusut peristiwa tersebut. Dia juga mengatakan akan bertindak tegas jika ditemukan keterlibatan orang dalam pada peristiwa kaburnya terpidana mati kasus narkoba tersebut.

Andika mengemukakan, Cai Changpan alias Cai Ji Fan alias Antoni akan dieksekusi mati jika nanti tertangkap lagi. Langkah itu dilakukan jika tidak ada proses hukum kasus baru terhadap terpidana mati kasus narkotika tersebut.



Salam Nobelkiu


#nobelkiu #nobelkiuterpercaya #qqterpercaya #agennobelkiu #situsqqterpercaya #gameonlineqq #gameonlinenobelkiu #agengameonline #situsgameonline #gameonlineqqterpercaya #mainnobelkiusaja #dirumahsaja #psbbjakarta #pakaimasker #staysafe #stayhealty #jagajarak #covid19 

No comments:

Post a Comment

Post Top Ad

Your Ad Spot