Tahun 2020 merupakan tahun yang penuh tantangan bagi industri luar angkasa, akibat pandemi COVID-19. Meski begitu, para astronom sudah menyiapkan banyak misi menarik yang akan diluncurkan pada 2021.
Dilansir dari laman Space, Sabtu 2 Januari 2021, dari Mars hingga asteroid, robot, manusia, dan masih banyak lagi, akan banyak hal yang terjadi di luar angkasa tahun ini. Kami juga akan melihat beberapa roket baru.
Misalnya perwakilan dari tiga negara akan tiba di planet Mars. NASA (Aeronautics and Space Administration) akan melanjutkan pencarian kehidupan di sana dengan penjelajah Perseverance dan menguji helikopter Mars pertama, yang disebut Ingenuity.
Kemudian, misi Tianwen-1 China, menjadi misi Mars pertama di negara itu yang mengirim pengorbit, pendarat, dan penjelajah. Terakhir adalah Uni Emirat Arab yang juga merupakan misi pertama dengan pengorbit Hope.
Tahun ini Boeing juga akan melakukan uji coba peluncuran awak komersial Starliner Orbital Test Flight-1 (OFT-1), setelah sebelumnya gagal mencapai International Space Station (ISS) pada 2019.
Jika Starliner lolos uji penerbangan tak berawak, perusahaan berencana mengirim tiga astronot ke ISS setelah Juni 2021. Awak yang akan menuju ke sana adalah astronot NASA Mike Fincke, Nicole Mann dan Barry 'Butch' Wilmore.
Tahun ini, penjelajah bulan pertama Jepang, Yaoki, juga akan terbang dengan roket Vulcan Centaur dari United Launch Alliance. Jika misi berjalan sesuai rencana, sisa-sisa kremasi penulis fiksi ilmiah terkenal Arthur C. Clarke, akan disimpan di bulan.
Kemudian, perusahaan Blue Origin akan mengirimkan roket orbit pertamanya pada tahun 2021. Roket yang dinamai New Glenn itu dapat mengirim hingga 14 ton ke orbit geostasioner dan 50 ton ke orbit rendah Bumi.

No comments:
Post a Comment