Wasit asal Rumania Sebastian Coltescu yang terindikasi melakukan kasus rasisme pada saat laga PSG melawan Istanbul Basaksehir. Sumber foto: sportstar.thehindu.com
Sebastian Coltescu, wasit yang dituduh rasis dalam laga Paris Saint-Germain vs Istanbul Basaksehir, dihukum UEFA. Ia bahkan dilarang untuk memimpin laga hingga akhir musim.
Dilansir dari ESPN, UEFA yang memberi hukuman skorsing kepada Coltescu. Wasit asal Rumania itu dilarang untuk memimpin laga sampai akhir musim.
Pada hari Senin (8/3/2021), UEFA menyatakan bahwa wasit asal Rumania ber umur 43 tahun Coltescu diskorsing dikarenakan 'perilaku dia yang tidak pantas selama pertandingan UEFA'. Selama tidak memimpin laga, Coltescu akan 'disekolahkan' lagi, dengan harus 'menghadiri program pendidikan sebelum 30 Juni 2021'
Coltescu yang sempat membuat heboh pada saat pertandingan PSG vs Istanbul Basaksehir yang dilangsungkan di Parc des Princes yang terjadi pada tanggal 9 Desember 2020. Ketika itu, ia dituduh telah melontarkan kata-kata yang bersifat rasis kepada salah satu staf pelatih Istanbul Basaksehir, Pierre Webo.
Coltescu, yang ketika itu bertugas untuk menjadi official keempat, diklaim mengatakan Negeri atau kulit hitam kepada Webo. Alhasil, Webo yang pada saat itu langsung meradang dan juga terjadi keributan. Bahkan laga sampai dihentikan, dan akhirnya mendapatkan keputusan langsung agar pertandingan dilanjutkan sehari setelahnya.
Webo sendiri yang mendapat banyak dukungan ketika itu. Banyak yang menilai, Coltescu memang telah melanggar etika dan norma sebagai wasit, yang mana seharusnya membantu untuk memerangi rasisme yang sering terjadi di dunia sepakbola itu sendiri.
Situs Domino 99 | Agen Poker Online | Bolatangkas Online | Nobel Kiu

No comments:
Post a Comment