Breaking

NOBELKIU SITUS BOLA TANGKAS TERPERCAYA

Post Top Ad

Your Ad Spot

Sunday, November 1, 2020

KETUA REI - SARANKAN DEVELOPER UBAH CARA PEMASARAN



Pandemi COVID-19 mengharuskan untuk para pelaku industri properti mengubah strategi pemasaran produk dari yang awalnya menggunakan pola konvensional beralih ke segmen digital. Hal ini telah diyakini ampuh dalam mengantisipasi berkurangnya peluang untuk interaksi secara langsung antara tenaga pemasaran properti dengan para calon konsumen seiring masih tingginya tingkat penyebaran corona virus.

"Saat ini memang terjadi perubahan yang sangat drastis dalam situasi dan kondisi bisnis. Semua pelaku bisnis dipaksa untuk bertransformasi menggunakan platform digital. Kita pun harus mengikuti perubahan itu, terutama mengingat kondisi pandemi akibat corona virus yang terjadi mengurangi interaksi pelaku usaha dengan pangsa pasarnya," ujar Paulus Totok Lusida selaku Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (DPP REI), dalam pembukaan "Zoom Course REI-BTN: Digital Marketing Tingkatkan Penjualan Properti", seperti dikutip dari keterangan resmi, Kamis (29/10/2020).

Acara tersebut telah digelar secara virtual, pada tanggal 27-28 Oktober 2020 dan juga diikuti sebanyak 200 tenaga pemasaran dan developer Anggota REI se-Indonesia ini digagas oleh Badan Pendidikan dan Pelatihan REI dan didukung sepenuhnya oleh PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk.

Hal ini dilakukan sebagai upaya REI dalam mengantisipasi perubahan gaya hidup masyarakat yang telah memasuki era transformasi digital yang saat ini kian gencar dipicu maraknya pembatasan sosial imbas pandemi virus Corona.

"Semoga peserta dapat meningkatkan penjualan setelah ikut pelatihan ini," ujarnya.

Hirwandi Gafar selaku Direktur Consumer dan Commercial Lending PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk, menyebutkan bahwa digitalisasi harusnya dapat dimanfaatkan oleh para pengembang dalam menjawab tantangan penjualan properti di tengah keterbatasan selama adanya pandemi ini.


"Tantangan yang harus dihadapi pada masa pandemi adalah bagaimana sektor properti dapat tumbuh di tengah situasi keterbatasan yang ada. Dalam berbagai keterbatasan itu, masih terdapat peluang pergerakan sektor perumahan melalui kebijakan stimulus perumahan dan bantuan likuiditas pemerintah dalam penyaluran kredit perumahan," ucap Hirwandi.

Lebih lanjut Hirwandi juga mengapresiasi pameran properti virtual yang telah diselenggarakan oleh DPP REI.

"Hal itu merupakan inovasi bisnis yang dilakukan pada masa pandemi ini. Kini DPP REI melalui Badan Diklat REI bersama BTN mengharapkan developer tetap dapat produktif di masa pandemi dengan menggelar pelatihan pemasaran secara digital," ucapnya.

Dia mengatakan bahwa penetrasi pengguna internet di Indonesia telah mencapai 60%. Hal ini merupakan peluang pasar yang sangat besar dalam menyasar target market properti bagi para pengguna internet melalui strategi pemasaran yang menggunakan kanal digital.

"Hal ini diharapkan dapat menjadi terobosan dalam mengatasi problem penjualan properti. Para pelaku usaha properti diharapkan memiliki skill digital marketing untuk penjualan sektor perumahan nasional," ujar Hirwandi.




#nobelkiu #nobelkiuterpercaya #qqterpercaya #agennobelkiu #situsqqterpercaya #gameonlineqq #gameonlinenobelkiu #agengameonline #situsgameonline #gameonlineqqterpercaya #mainnobelkiusaja #dirumahsaja #psbbjakarta #pakaimasker #staysafe #stayhealty #jagajarak #covid19

No comments:

Post a Comment

Post Top Ad

Your Ad Spot