Breaking

NOBELKIU SITUS BOLA TANGKAS TERPERCAYA

Post Top Ad

Your Ad Spot

Thursday, December 10, 2020

TERKAIT ERUPSI GUNUNG ILI LEWOTOLOK, SEJUMLAH 4.628 WARGA SUDAH DIEVAKUASI



Gunungapi Ili Lewotolok di Nusa Tenggara Timur telah kembali bererupsi dan juga mengeluarkan kolom abu setinggi kurang lebih 700 meter dari atas puncak, atau sekitar 2.123 meter di atas permukaan laut pada hari hari Senin, 30 November 2020, pukul 23.20 WITA.


Berdasarkan hasil pemantauan Pos Pengamatan Gunung Api Ili Lewotolok, Nusa Tenggara Timur, kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal condong ke arah selatan. “Erupsi tersebut terekam oleh seismogram dengan amplitudo maksimum 24 milimeter dengan durasi kurang lebih 2 menit 25 detik,” ucap Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Raditya Jati di Jakarta.


Pos Pengamatan Gunungapi Ili Lewotolok juga telah melaporkan adanya suara gemuruh ketika tengah terjadi erupsi. Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) sebelumnya juga telah menetapkan kenaikan status Gunung Ili Lewotolok menjadi Level III atau ‘Siaga’ setelah terjadi erupsi dan adanya peningkatan aktivitas gunung api pada hari Minggu kemarin.


“Dengan penetapan status gunung tersebut, maka PVMBG memberikan rekomendasi kepada masyarakat di sekitar Gunung Ili Lewotolok dan pengunjung, pendaki, wisatawan agar tidak beraktivitas dalam zona perkiraan bahaya pada radius 4 kilometer dari puncak,” ujaenya.


Sementara itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lembata dibantu dengan tim gabungan dari instansi dan unsur terkait lainnya telah mengevakuasi para warga yang tengah tinggal dalam Kawasan Rawan Bencana (KRB) Gunung Ili Lewotolok.



Berdasarkan dari laporan yang diterima Pusat Pengendali dan Operasi (Pusdalops) Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) pada Senin kemarin terdapat sebanyak 4.628 jiwa yang telah dievakuasi di 7 titik pengungsian.


Adapun sebaran pengungsian tersebut meliputi Kantor Bupati lama sebanyak 3.672 jiwa, Aula Ankara ada 148 jiwa, Kelurahan Lewoleba Tengah ada 140 jiwa, Tapolangu 287 jiwa, Desa Baopana 15 jiwa, Kantor BKD PSDM 338 jiwa dan Lapangan Harnus ada sebanyak 28 jiwa. “Berdasarkan data perkembangan hingga ini, belum ada laporan mengenai korban jiwa yang meninggal atas peristiwa tersebut,” ucapnya.


Sampai dengan saat ini, sambung dia, kebutuhan mendesak yang tengah dibutuhkan meliputi tenda pengungsian, air dan sanitasi, kebutuhan bayi dan balita, masker, selimut, alas tidur, terpal dan dukungan relawan untuk anak-anak.






#nobelkiu #nobelkiuterpercaya #qqterpercaya #agennobelkiu #situsqqterpercaya #gameonlineqq #gameonlinenobelkiu #agengameonline #situsgameonline #gameonlineqqterpercaya #mainnobelkiusaja #dirumahsaja #psbbjakarta #pakaimasker #staysafe #stayhealty #jagajarak #covid19

No comments:

Post a Comment

Post Top Ad

Your Ad Spot